Perkuat Peran Dasawisma, PKK Muratara Latih Kader Tingkatkan Pendataan dan Pembinaan
Kegiatan berlangsung di Aula Siti Rahma, Kecamatan Rupit, Kamis (4/12), dan dibuka oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan, Suhardiman. Pelatihan ini dihadiri Kepala DPMDP3A Muratara Defri, para kepala OPD, Ketua TP PKK Kabupaten Muratara Nafisah, serta para operator Dasawisma.
Ketua TP PKK Muratara, Nafisah, menjelaskan bahwa pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman kader mengenai peran dan fungsi Dasawisma sebagai garda terdepan gerakan PKK. Selain itu, pelatihan juga dimaksudkan untuk memperkuat kemampuan pendataan, pembinaan keluarga, dan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.
“Dengan adanya pelatihan ini, para kader diharapkan lebih memahami tugas-tugas mereka. Jangan sampai masih ada yang kurang paham terhadap peran penting Dasawisma,” kata Nafisah.
Ia berharap para kader dapat lebih terampil dalam administrasi dan pencatatan, sekaligus mampu menjadi penyuluh yang baik bagi warga di lingkungan masing-masing. Nafisah juga menekankan agar kader kreatif dalam memanfaatkan potensi keluarga dan lingkungan, termasuk bidang kesehatan, ketahanan pangan, dan pemberdayaan ekonomi.
“Semakin percaya diri para kader dalam menggerakkan masyarakat, maka semakin cepat kita mewujudkan keluarga yang maju, mandiri, dan sejahtera,” ujarnya. “Kader Dasawisma adalah ujung tombak yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Karena itu, tetaplah semangat dan terus tingkatkan kemampuan diri.”
Sementara itu, Staf Ahli Bupati Muratara, Suhardiman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa gerakan PKK merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga. Menurutnya, Dasawisma merupakan unit terdekat dengan masyarakat yang berperan sebagai motor penggerak perubahan di lingkungan keluarga.
“Pelatihan ini merupakan langkah penting memperkuat kapasitas kader dalam pendataan, pembinaan, serta mendukung pelaksanaan 10 program pokok PKK. Dengan kader yang terlatih, program-program PKK yang menyentuh aspek keluarga, kesehatan, lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi dapat berjalan lebih efektif,” ungkapnya.
Suhardiman juga menegaskan bahwa kader Dasawisma bukan hanya pencatat data, tetapi juga agen perubahan. Ia mengajak para kader untuk aktif mengedukasi masyarakat tentang perilaku hidup bersih dan sehat, memanfaatkan pekarangan untuk ketahanan pangan, mendukung pendidikan keluarga, mendorong ekonomi rumah tangga, serta menjaga lingkungan tetap bersih dan aman.
“Saya ingatkan kepada seluruh kader, jalankan tugas dengan baik. Kalian adalah ujung tombak yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” tegasnya